Proses Pemulihan: Pariwisata Karibia, Pulau demi Pulau Part 1

Setelah awal musim badai yang tak kenal ampun melanda dan menghantam secara dahsyat pada beberapa tujuan Karibia yang indah kini mereka tengah berada di tengah-tengah pemulihan yang lambat nampun terus berjalan dan sulit yang mungkin memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan mungkin bahkan bertahun-tahun, sementara yang lain siap – atau hampir siap – untuk menyambut musim perjalanan liburan yang sangat penting dan telah di nanti nantikan.

Pada bulan September telah mengahntam dua badai cekungan Atlantik yang paling kuat dan dahsyat yang mana pernah tercatat meninggalkan tempat – tempat indah yang di antaranya, Dominika, Puerto Riko, Barbuda, St Martin dan Kepulauan Virgin AS – mereka mengalami kerusakan yang sangat parah. Rumah dan infrastruktur hancur, meninggalkan orang tanpa listrik dan tinggal dalam kegelapan, air bersih dan layanan penting tak lagi ada dan berfungsi.

Pariwisata adalah pendorong ekonomi yang paling penting bagi kawasan itu serta telah berjalan selama beberapa tahun terakhir ini, hal ini di dasari informasi dari Organisasi Pariwisata Karibia, tetapi di tempat-tempat tertentu upaya bantuan yang sedang berlangsung di tengah pemadaman listrik dan krisis medis terus menjadi prioritas dan akan di sampaikan kepada yang benar-benar membutuhkan.

Pada saat yang sama, sejumlah tujuan, termasuk Florida Keys dan kepulauan Turks dan Caicos, dibuka kembali setelah upaya pembersihan dan perbaikan serta penataan ulang secara berkala. Tempat-tempat seperti Antigua bahkan siap untuk melihat peningkatan dalam pariwisata saat mereka menyambut pengunjung yang mungkin berencana untuk pergi ke tempat lain di Karibia. Tempat liburan lainnya, seperti St. Kitts dan Nevis, Haiti, Republik Dominika, Bahama, Sint Eustatius, dan Martinik, muncul dari badai yang sebagian besar tanpa cedera dan telah menyambut pengunjung serta siap untuk meremajakan mereka.

Lanskap terus berubah dari hari ke hari. Garis pelayaran telah merevisi rencana perjalanan. Royal Caribbean International, misalnya, mereka memiliki pembaruan yang telah di infokan dimana melibatkan St. Maarten, St. Thomas dan San Juan di situs webnya. Sejumlah hotel yang masih ditutup, dengan beberapa resor mewah, di tempat-tempat seperti Anguilla dan St. Barthelemy, tidak berencana untuk membuka hingga tahun depan. Yang lain telah dibuka kembali (beberapa hanya untuk pekerja bantuan), atau berencana untuk dibuka, dalam beberapa minggu dan bulan mendatang serta meremajakan para pengunjung yang berdatangan.

Di bawah ini, pandangan terkini tentang bagaimana nasib pulau-pulau itu serta perkembangannya.

Part 2

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*